oleh

Terlihat di Desa Harapan Jaya Parit Gabis Dan Parit Yusup Di Duga Oprit Jembatan Belum Selesai Di Kerjakan Oleh Rekanan.

Warta Sidik–Tanjung Jabung Barat.

Minggu 24/1/21 bersama Rekan Media ini menyambangi Perkerja dan menanyakan ke salah satu Pekerja tersebut yang namanya tidak mau di sebut mengatakan bahwa Pekerjaan ini Tahun anggaran 2020 kemarin.

Dan kami di suruh Bos mengerjakan nya.
Sekitar 105 Meter panjang kesini, sambil menunjukkan baru kesana 105 Meter. Ujar pekerja tersebut.

Jembatan Parit Gabis beserta Oprit yang di Desa Harapan Jaya, dengan menyedot anggaran Rp. 7.789.000.000,- APBD murni Tahun 2020, yang mana pada saat Media menginvestigasi ke Kecamatan Seberang Kota masih terlihat adanya kegiatan pengerjaan, Minggu (24/01/21).

III Baca Juga:

Sekjen Ormas Gong Praje Sasak Angkat Bicara & Mendukung Penuh Masyarakat Dalam Menyampaikan Aspirasinya

Sabri, Ketua Forum Jurnalis Tanjung Jabung Barat (FJTJB) yang ikut investigasi mengatakan, ” Ini proyek Tahun 2020 tapi kenapa masih ada pengerjaan di 2021 ,” ujar Ketua FJTJB.

Cat pagar jembatan banyak yang terkelupas dan masih terdapat beberapa orang yang bekerja di atas jembatan dan terpantau dengan jelas para pekerja Di Duga memakai bensin untuk mencampur cat, tidak memakai Tiner

mereka pakai cat murahan dan terlihat jelas campuran cat nya mereka pakai bensin bukan pakai Tiner dan juga ada juga besi jembatan yang keluar serta terlihat keretakan di beberapa tempat nampak juga jarak badan jembatan ke oprit terlihat agak lebar ,” Terang sabri.

Sabri juga mengharapkan pihak terkait segera menindak lanjuti dan turun meninjau kembali, diduga adanya kongkalikong atas hal ini.

” Kita harapkan pihak terkait segera turun mengecek dan menginvestigasi ,” Harapnya.

III Baca Juga:

Law Firm DSW Dan Partner memenuhi panggilan Polres Jakarta Barat sebagai Pelapor Kasus dugaan Penipuan Pemalsuan

Di lain Tempat saat Warta Sidik.co menanyakan Ke Ketua LSM – JPK ( jaringan Pemantau Kewenangan ) perihal pekerjaan Proyek Jembatan Parit Gabis, Memang Proyek yang ada di Desa Harapan Jaya itu sudah menghabiskan Uang Rakyat.

Namun pekerjaannya sangat disayangkan di karna tidak tepat waktu dan di harapkan kepada yang berwenang sesegera mungkin memberi penjelasan kenapa sampai terjadi seperti itu.dan juga bila perlu Rekanan tersebut harusnya kedepan jangan lagi mendapatkan Proyek lagi supaya ada efek jera Pungkasnya.( J Sinaga )

News Feed