oleh

Diduga Jaringan Kabel PLN Aktif Sangat Berbahaya Dibiarkan

Warta Sidik — Pemkab Tanjabbar

Pembangunan Gedung Satu Atap Milik Pemkab Tanjung Jabung Barat telah selesai dikerjakan. Hanya saja jaringan kabel listrik belum tersambung dan dibiarkan tergeletak di depan bangun gedung yang hanya dibungkus selotip.

Menurut pantauan dan penelusurun Media Rumahberita.co.id Kamis, (21/01/21) kabel listrik tersebut sudah tersambung ke jaringan listrik aktif

Baca juga:

Pemkot Tangsel Dukung Perpanjangan PPKM

Pada saat ditanyakan ke penjaga bangunan, bahwasannya kabel listrik yang tergeletak itu sudah ada arus listriknya.

“Kabel listrik itu sudah lama tergeletak. Tapi belum juga disambungkan ke instalasi gedung. Saya yang menjaga gedung justru was-was karena kabel itu hanya diletakkan begitu saja di bawah,” keluhnya dengan cemas.

Foto : Jaringan Kabel PLN Sangat Berbahaya Dibiarkan Tergeletak/ws

Saat ditanya kenapa ia masih berada di lokasi bangunan, sedangkan kerjaan sudah selesai. Ia menerangkan, “Saya masih di sini karena harus menjaga gedung dan menunggu dipasangkannya listrik tersebut,” ujarnya.

Ditanyakan lagi, sudah berapa lama kabel listrik yang berarus itu tergeletak dan apakah sudah ditanyakan ke instalatornya kapan terpasang.

Baca juga:

LAPORAN HARTA KEKAYAAN 

“Setahu saya sudah lumayan lama mas. Dan sudah pernah ditanyakan. Hanya saja sampai sekarang belum juga dipasang,” bebernya.

Sementara Warta Sidik, pada Sabtu (23/1/2021) saat konfirmasi ke Riski selaku pimpinan PLN Ranting Kuala Tungkal melalui telepon seluler/wa menjelaskan, masih proses pembangunan. Dan kalau sudah selesai dibangun baru bisa disambungkan.

“Saya cek dulu permasalahannya apa dan kabel yang mana. Saya tanya dulu ke Pak Yogi dari PU,” kata Riski.

Ia juga menambahkan, akan mengutus orang ke lokasi ngecek. Termasuk pekerjaan penarikan JTR untuk kantor Bersama Satu Atap trafo belum aktif. Dan tinggal pemasangan KWh di bangunan.

“Masih diminta KWh nya ke Jambi, karena KWh nya khusus. Nanti KWh nya sdh pasang trafo baru diaktifkan. Dan Petugas sudah kami minta untuk mengamankan,” ungkapnya.

Daniel salah satu warga yang sering melintas di jalan tersebut mengatakan, sangat membahayakan masyarakat yang melintasi di daerah tersebut, dan diharapkan pihak PLN segera memperhatikannya.

( J.Sinaga )

News Feed