oleh

Terduga Teroris 2 Warga Tewas Tertembak Densus 88 Di Makassar

Warta Sidik — Makassar

Penangkapan oleh Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri yang berujung tewasnya 2 (dua) orang warga terduga teroris di Perumahan Villa Mutiara Cluster Biru 11/2 Kelurahan Bulurokeng Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan.

Saat itu sekitar pukul 06.00 wita Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri mendatangi kediaman tempat tinggal diketahui bernama Rizaldi dan anak menantu bernama Azis di Perumahan Villa Mutiara Cluster Biru Blok 11/2 Kelurahan Bukurokeng Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar, Rabu (06/01/2021).

Sebelumnya penangkapan tersebut oleh Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri mengetahui Rizaldi tergabung dalam Jamaah Anshori Daulah (JAD) selama ini salah satu kelompok jaringan dalam pengejaran Kepolisian RI.

III Baca Juga :

Dalam ajang Anugrah Humas Indonesia (AHI) 2020, Wali Kota Bekasi didaulat sebagai Wali Kota Terpopuler

Diketahui Rizaldi dalam aktivitas sehari-hari berjualan makanan bersama istri dibantu oleh Azis anak menantu seperti nasi kuning, bubur di salah satu tempat di Perumahan Villa Mutiara.

Pada saat penangkapan ke 2 (dua) orang terduga teroris yang tewas mengadakan perlawanan kepada pihak Tim Densus 88 Anti Teror pada waktu itu.

 

Menurutnya dirinya mengetahui Rizaldi aktifitas sehari-hari hanya berjualan makanan bersama istri dibantu adiknya seperti nasi kuning, bubur dan jualan bensin Perta mini.

III Baca Juga :

Dalam ajang Anugrah Humas Indonesia (AHI) 2020, Wali Kota Bekasi didaulat sebagai Wali Kota Terpopuler

Selain itu, mengetahui Rizaldi tinggal di Cluster Biru Villa Mutiara sudah cukup lama sekitar 10 tahun dan terkadang melihat ada kegiatan kumpul-kumpul untuk pengajian setiap malam Senin.

“Sehari-hari orangnya cukup baik saja dan berjualan bersama istri dibantu anak menantunya jualan nasi kuning, bubur dan bensin Perta mini”, tutur seorang ibu RW.

Begitupun, Iwan panggilan akrabnya seorang RT setempat mengetahui bahwa selama ini Rizaldi baik-baik saja dan cukup ramah, sehari-hari hanya berjualan makanan bersama istri dibantu anak menantunya.

Menurutnya selama ini mengetahui Rizaldi baik saja dan cukup ramah serta tidak pernah ada nampak tanda yang mencurigakan pada dirinya.

Bahkan, menurut RT selama ini sering melihat ada yang berkumpul untuk kajian setiap minggunya di rumah Rizaldi bersama anggota jamaah.

“saya melihat selama ini dia baik-baik saja sama warga dan cukup ramah, lagi pula di rumahnya sering berkumpul pengajian bersama anggota jamaahnya”, ungkap RT Iwan.

Sampai berita ini diturunkan belum ada informasi dari pihak Kepolisian terkait penangkapan yang mengakibatkan tewasnya 2 (dua) orang terduga teroris di Makassar.

(Rosna)

News Feed