oleh

Acara Begawai Khas Suku Sasak Lombok

Warta Sidik — Lombok Tengah

Selesai melakukan akad nikah dan dilanjutkan dengan acara “Roah Begawai” yang dilangsungkan di rumah mempelai laki-laki di Dusun Grepek, Desa Bunut Baok, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Sabtu (21/11/2020).

Sudah menjadi tradisi adat suku Sasak dari turun temurun sehingga budaya seperti ini tetap diadakan, dengan maksud dan tujuan agar diketahui oleh masyarakat setempat bahwa memang benar telah melakukan pernikahan sesuai anjuran agama dan pemerintah secara sah.


III Baca Juga :

Diduga Penyidik Dan Oknum ASN Bermain Ketoprak, Kliatan Kredibilitas Penyidik yang tidak PROMOTER


Dari keterangan wali laki-laki ketika diwawancarai oleh awak media “Warta sidik” menjelaskan, ini merupakan adat dan tradisi dari nenek moyang terdahulu. “Walaupun dalam keadaan apapun, yang namanya perkawinan anak-anak kami, mau ada ataupun tidak ada kesiapan financial, tetap tanggung jawab dari orang tua,” tuturnya.

“Apalagi sekarang kita dilanda musibah covid-19 tentu untuk mendapatkan dana sangat sulit. Akan tetapi kalo dalam hal perkawinan semua bentuk kekurangan ataupun yang lainnya tetap ada solusinya,” tambahnya.

Ripa’i adalah saudara wali laki-laki juga menjelaskan, “ini merupakan bentuk adat tradisi turunan yang tidak bisa dirubah rubah,” paparnya.


III Baca Juga :

Law Firm DSW Dan Partner menyoroti kasus Residivis Pencurian di Kalideres Jakarta Barat

Law Firm DSW Dan Partner menanggapi Lambannya Penanganan Kasus Pembakaran Mobil


“Dan diseluruh lapisan masyarakat Lombok masih mendahulukan kewajiban agama ketimbang peraturan yang lain, dengan pertimbangan untuk menjaga hal hal yang buruk dalam kata lain perzinahan,” tambahnya.

“Dan sebagai harapan kami kedepan terhadap semua lapisan masyarakat Lombok terutama dalam hal perkawinan atau pernikahan jangan sampai mempersulit keluarga laki-laki. Karena kadang-kadang permintaan dari keluarga perempuan meminta yang dinamakan fee suke (Uang Soloh) dalam bahasa sasaknya (kepeng pesolah) antara kedua belah pihak yaitu pihak keluarga perempuan dan keluarga pihak laki laki,” tutup Mamen. (M Hasbi)

News Feed