oleh

Stop Intimidasi Polri Terhadap Pers, Ratusan Wartawan Se Prov Gorontalo Gelar Unras

Warta Sidik — Gorontalo

Ratusan Wartawan dari berbagai perusahan media, baik itu OnLine mauoun Cetak di Prov Gorontalo gelar unjuk rasa ke kantor Mapolda Gorontalo. Gerakan ini di picu oleh karena tindakan refresif oknum anggota kepolisian Daerah Gorontalo terhadap teman sejawat mereka di saat peliputan masa aksi demonstran dari mahasisawa perguruan tinggi Gorontalo yang menolak keras penerapan UU Cipta Kerja waktu tiga hari kemarin.

 

Sebelum menuju ke kantor Mapolda Gorontalo ratusan masa aksi yang di pimpin langsung oleh Hamid Rasyid berkumpul di bundaran HI pusat kota Gorontalo tepat pukul 13:30 Wita, hari kamis 15 Oktober 2020.

Dalam kesempatan ini Korlap” Hamid Rasyid membakar semangat seluruh teman-teman sejawatnya dengan terus menyuarakan mari kita hilangkan tindakan-tindakan intimidasi dari oknum-oknum kepolisian terhadap sesama kita insan pers yang ada di Prov Gorontalo.


III Baca Juga :

“Akal-akalan” Melanggengkan Status Karyawan Kontrak di Perusahaan Swasta dan BUMN, Eksploitasi Tenaga Kerja Dalam Sistem Perbudakan Modern


Pukul 13:45 Wita masa aksipun bertolak dari bundaran HI Kota Gorontalo menuju ke kantor Mapolda Gorontalo di jalan trans sulawesi Kec Telaga Kab Gorontalo dengan jarak tempuh hampir sepuluh kilometer dengan menggunakan kenderaan bermotor ratusan masa aksi jurnalis ini dengan tertib dalam penggunaan jalan raya yang di lintasinya serta tetap pada menjunjung tinggi dan taat terhadap protokoler kesehatan dengan bukti seluruh masa aksi menggunakan masker

Tepat Pukul 14:30 Wita pun masa aksi tiba di depan gendung kantor Mapolda Gorontalo, dengan semangat yang berapi-api seruan para orator pun bergemuruh di di depan kantor Mapolda Gorontalo, meminta kepada Kapolda Gorontalo sebagai pucuk pimpinan kepolisian di Daerah Gorontalo harus menindak tegas terhadap oknum-oknum anggota Polda dalam hal ini telah menodai hak asasi serta kode etik para jurnalis sebagaimana di atur dalam undang-undang No 40 Tahun 1999

Namun sangat di sayangkan selama berjam-jam pun masa aksi menunggu bapak Kapolda untuk menemui masa aksi yang seluruhnya wartawan ini seakan bertepuk sebelah tangan, sebab bapak Kapolda Irjen Pol Ahmad Wiyagus SH.MH enggan menemui dengan alasan yang belum detail.


III Baca Juga :

JAKSA TAHAN DUA TERSANGKA OKNUM PEGAWAI BKPSDM KABUPATEN MURATARA “DUGAAN” TINDAK PIDANA KORUPSI


Kekecewaan pun memuncak hingga korlap Helmi Rasyid menginstrusikan kepada teman-teman masa aksi agar menanggalkan seluruh kartu id serta menggelar tabur bunga di depan kantor Mapolda mengapa ini kita harus lakukan teman sekalian, tidak lain ini sebuah bukti bahwa kebebasan pers di bumi Gorontalo telah mati, dan mulai hari ini kita putuskan kerja sama kita dengan pihak polda dan mulai hari ini pula kita akan boikot semua pemberitaan dari Polda Gorontalo, tutupnya. (Ramin Igirisa)

News Feed