oleh

Dandim Jepara Pengisi Materi Sosialisasi Pendidikan Politik

-Ragam, TNI-58 views

Warta Sidik — Jepara

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jepara, menggelar sosialisasi Pendidikan Politik kepada Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XL Kodim 0719/Jepara Koorcab Rem 073 PD IV/Diponegoro di Aula Makodim 0719/Jepara, Jl. RW Monginsidi No. 08, Rabu (14/10/2020).

Baca juga:

Putus Rantai Penyebaran Covid 19, Polres Cilegon Laksanakan Rapid Test Ke Personil

Dalam kegiatan tersebut hadir Dandim Letkol Arm Suharyanto, S.Sos, Kebangspol Kabupaten Jepara Dwi Riyanto, MM, Ketua KPU Kabupaten Jepara yang diwakili oleh Muhammadun, Ketua Persit KCK Cab XL Dim Jepara Ibu Eva Suharyanto dan sejumlah 30 anggota persit.

Kegiatan sosialisasi pendidikan politik yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran terkait pentingnya masalah politik yang berada di ruang lingkup keluarga besar TNI-AD.

Dandim Jepara Pengisi Materi Sosialisasi Pendidikan Politik/ws

Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Arm Suharyanto dalam sambutannya dan juga sebagai pembawa materi sosialisasi Pendidikan Politik menyampaikan dengan adanya kegiatan ini tentu sangat penting di lingkup TNI maupun keluarga besar TNI.

“Dimana dijelaskan dalam Dasar Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI pasal 2 D menyatakan bahwa jati diri TNI adalah Tentara Profesional yang harus netral. Oleh sebab itu, apabila ada penyelenggaraan yang berbau politik seperti pilkada maupun pemilu nantinya, Komando Atas selalu menurunkan surat telegram tentang penekanan politik bagi prajurit TNI maupun keluarga besarnya,” katanya.

Baca juga:

TRAGIS!! WAKIL RAKYAT TAK MERAKYAT: Singkap Tabir Dana Siluman, SPPD BODONG 3 MILIAR DPRK SIMEULUE

Lebih lanjut, orang nomor satu di jajaran TNI Kodim 0719/Jepara mengingatkan kembali kepada Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XL Dim 0719/Jepara untuk selalu berhati-hati dalam penggunaan media sosial agar lebih selektif.

“Semoga dengan sosialisasi ini para Ibu-ibu Persit di keluarga besar TNI dapat memahami dan meminimalisir terjadinya kesalahan-kesalahan yang menyandung permasalahan hukum.” ujar Dandim. (Pras)

News Feed