oleh

Kepala Desa Tanak Beak vs Masyarakatnya, Camat Batukliang Ambil Langkah Mediasi

Warta Sidik — Lombok

Mediasi yang dilakukan oleh Camat Batukliang Utara (BKU) yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Batukliang yang dihadiri perwakilan masyarakat Desa Tanak Beak dan Kepala Desa, Selasa (13/10/2020).

Dalam penyampaian ketidakpuasan masyarakat Tanak Beak Kecamatan Batukliang Utara, Kabupaten Lombok Tengah tentang kebijakan yang dilakukan oleh Kepala Desa Tanak Beak.

Baca juga:

Jokowi Perintah Tegas Kepada 34 Gubernur se-Indonesia

Dalam pertemuan mediasi tersebut, yang dihadiri oleh Wakapolsek Batukliang Utara, Danramil Batukliang Utara, Camat, Sekcam dan tokoh masyarakat sekitar 20 orang.

Drs. H.L Wiraningsun, MH, menyampaikan, karena mediasi yang bersifat rahasia, sehingga diminta kepada yang semua yang hadir hanya yang ada undangan saja.

Kepala Desa Tanak Beak vs Masyarakatnya, Camat Batukliang Ambil Langkah Mediasi/ws

Salah satu perwakilan masyarakat desa Tanak Beak Hinni menuturkan, “Kami sebagai masyarakat menuntut keadilan terkait dengan tanah Pecatu yang dibuat menjadi usaha galian C yang mengakibatkan memperkaya diri sendiri dan masyarakat banyak korban,” tutur ibu Hin.

Ditambahkan lagi, “Dulu pernah kami laporkan ke pihak aparat penegak hukum dan berakhir dengan perdamaian di kantor desa dengan catatan tidak akan melakukan aktivitas yang sifatnya merugikan masyarakat. Sesungguhnya masyarakat sudah tidak ada lagi permasalahan,” tambah hinni.

Baca juga:

Kapolda Metro: Kami Jamin Jakarta Aman

Sementara Kepala Desa Tanak Beak Maknun, menyampaikan kepada awak media, bahwa hasil dari mediasi tersebut adalah tidak memuaskan. “Artinya belum ada perdamaian. Mengenai salah dan benarnya nanti di pengadilan,” ungkap Camat melalui keterangan Kades Tanak Barak. (Nurman)

News Feed