oleh

Divkum Warta Sidik Dr Dwi Seno Wijanarko SH. MH, Preseden Buruk Wakapolsek Panekan Melarang Jurnalis Untuk Meliput Dalam Giat Operasi Penertiban Protokol Kesehatan

Warta Sidik — Magetan

Wakapolsek Panekan Sriyono yang menghalang – halangi Wartawan Tabloid Warta Sidik dan Media Sigap88 Kabiro Magetan Nur Ulfa Sofiatur Rohmah menyayangkan atas tindakan melarang saat hendak melakukan peliputan dalam giat Operasi Penertiban Protokol Kesehatan yang dilakukan di Jalan raya Ringroad Milangasri – Cepoko Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, pada Jum’at malam, 18 September 2020.

Saat itu kebetulan ada dilokasi dengan rekan jurnalis dari Media Sigap88 langsung sigap dengan spontanitas jiwa jurnalis untuk meliput tapi malah dilarang oleh Wakapolsek Panekan saat hendak mengambil gambar sewaktu Operasi Penertiban Protokol Kesehatan.


III Baca Juga :

Praktisi Hukum Pidana Dr. Dwi seno Wijanarko, SH, MH: Perkara Anak Wakil Walikota Tangerang, P19 Memberikan Petunjuk ke Penyidik dan Bukan Menolak Berkas Perkara


Hal ini dinilai melanggar UU Pers no 40 tahun 1999 yang menjamin kinerja wartawan dalam hal peliputan.

Insiden pelarangan ini berawal sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, rombongan Camat beserta Wakapolsek Panekan mendatangi salah satu Kedai di Desa Milangasri, Panekan, dengan nada yang tidak ramah dan terkesan kasar.

Dengan alasan tidak meminta ijin untuk peliputan, dan tidak tahu bahwa ada wartawan, Wakapolsek Panekan Sriyono melarang Warta Sidik dengan rekan dari Sigap88 untuk melakukan pengambilan gambar dengan nada yang kasar.

“Saya merasa kecewa dengan kejadian ini, atas sikap yang ditunjukkan pihak Wakapolsek Panekan dan jajarannya kepada wartawan yang meliput,” kata Ulfa.

Ia mengaku akan berkoordinasi dengan organisasi profesi wartawan dari Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) untuk mendiskusikan kejadian ini.

Hal senada juga disampaikan Susiyana. Menurutnya, pelarangan atau menghalangi kerja wartawan yang melakukan tugas merupakan tindakan menyalahi aturan, yakni UU Pers nomer 40 tahun 1999.
“Saya sangat kecewa dengan kejadian ini, dan langsung koordinasi dengan Pimred dijakarta” kata Susiyana.

Saat dikonfirmasi pada malam itu juga oleh Ketua DPC Aliansi Wartawan Indonesia Magetan Sofyan Yusroni, S.T., S.Pd., Camat Panekan Djuri, S.Sos., mengatakan, ia tidak mengakui bahwa saat kejadian malam itu tidak berada dilokasi. Sedangkan pada kenyataannya saat Operasi Penertiban Protokol Kesehatan dilakukan Pemangku Jabatan di Wilayah Kecamatan Panekan tersebut sedang berada dilokasi mendampingi rombongan petugas.


III Baca Juga :

Statmen Ketua PWI Jepara, Dalam Pemberitaan Terkesan Dipaksakan Dan Menyebar Berita Hoax


Di tempat terpisah. Divkum Warta Sidik Dr Dwi Seno Wijanarko SH. Mendapat laporan dari Pimred bahwa Biro nya di Magetan, Menyoroti atas pelarangan peliputan tersebut.

Bahwa. Hal tersebut merupakan preseden buruk. Atas keterbukaan informasi sekiranya pemerintah pusat mensikapi atas perilaku dari aparatur yg tidak faham.atas kebebasan pers

(Red)

News Feed