oleh

Yayasan Madrasah Madinatul ulum NW Mumbang Mencetak Generasi Emas

Warta Sidik — kopang Lombok

Sering kali madrasah dianggap sebagai penyelenggara pendidikan kelas dua. Banyak pihak yang meragukan kualitas madrasah dibanding dengan sekolah umum. Apakah pendapat tersebut benar? Ternyata tidak. Madrasah adalah penyelenggara pendidikan yang sejajar dengan sekolah umum. 13/09/2020.

Buktinya madrasah Tsanawiyah dan Aliyah madinatul ulum bisa menghasilkan lulusan yang berprestasi. Prestasi para siswa madrasah ini tidak saja berada di level nasional, tetapi bisa juga ke level internasional.ungkap ketua yayasan TGH AHMAD BARIZI QH,SPd.I di kediamannya.

 

Di tambahkan lagi oleh kepala Madrasah Aliyah M SIRAWAN saswandi SPd.I yang menunjukkan kualitas madrasah sebagai penyelenggara pendidikan yang bermutu.

Di luar sana tentu saja bukan hanya siswa siswi kami yang telah meraih prestasi melalui madrasah. Pasti ada ratusan bahkan ribuan siswa yang berprestasi melalui madrasah. tuturnya.


III Baca Juga :

Kapolri Jenderal Idham Azis: STR Kesemua Kapolres Dalam Pelaksanaan Pilkada 2020


Di tempat yang berbeda ketua komite dan tokoh adat setempat menuturkan,Para siswa yang sebagian sudah menjadi alumni Madrasah Madinatul Ulum NW mumbang, sudah bekerja di profesinya masing-masing ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan pendidikan di madrasah kami tidak kalah mutunya dengan sekolah umum ungkapnya.

Madrasah yang dikelola dengan baik, berasrama dan membangun budaya kompetisi ternyata bisa menelorkan alumni-alumni yang sukses. Tentu saja madrasah-madrasah tersebut dikelola oleh kepala madrasah yang professional dan berdedikasi serta guru-guru yang berkompetensi yang tinggi dan memiliki hati untuk mengabdi.

Perolehan prestasi yang telah dihasilkan oleh madrasah Madinatul Ulum NW mumbang seperti, program membaca kitab kuning, Ktab, Tahfidzul Qur’an, Bahasa Inggris, bahasa Arab dan bahasa Jepang,kami jamin dalam waktu tiga bulan siswa siswi kami sudah bisa berbahasa bahasa asing tutur ketua yayasan..
Dan tidak lupa kami sampaikan ada sekitar sepuluh orang siswa siswi yang pernah mendapatkan prestasi diantara nama itu adalah, 1.Haerul Atama(prestasi bidang kitab kuning) 2. Sofian Hadi( kitab). 3 Rauhul Yani( kitab) 4.M.Sunadil Fahmi (Tafizul Qur’an)5.M.Safii: (Tafizul Qur’an) 6.Nisa Humaero: (Tahfizul) 7.Sulis Susantri (Tahfizul) 8.Hetika Elmawitari (BHS.inggris) 9 Erni Supiani(Bhs.inggris)10.Dewi Deswanti( Bhs Inggris)ungkap kepala Madrasah Aliyah.

Ketua yayasan Madinatul umum menyampaikan, Kesuksesan para siswa ini tidak ada hubungannya dengan kemampuan finansial keluarganya. Dari kesepuluh siswa ini latar belakang ekonomi keluarganya beragam.


III Baca Juga :

Ketum MAPHP John W Sijabat : SPDP dari Ditreskrimum Polda Banten Terkesan Janggal dan Tidak Transparan


Ada siswa yang berasal dari keluarga relative mampu, tetapi ada juga yang berasal dari keluarga yang pas-pasan, bahkan kekurangan. Jadi, jika kesempatan diberikan, maka siapapun bisa berprestasi. Dan madrasah sudah membuktikannya.sebagai harapan kami pengelola Madrasah butuh suport dan bantuan dari pemerintah, terkait dengan kekurangan tempat dan kebutuhan lainnya, tutupnya. (M.Nurman)

News Feed