oleh

PERWAKILAN DARI MASYARAKAT DESA BUNUT BAOK, MENDATANGI KANTOR INSPEKTORAT LOMBOK TENGAH

Warta Sidik — Lombok

Perwakilan warga desa Bunut baok, mendatangi kantor inspektorat Lombok tengah untuk menanyakan hasil audit di kantor desa Bunut baok, kecamatan Praya, kabupaten Lombok tengah, yang tak kunjung selesai. 28/08/2020.

Salah satu pelapor M NURMAN didampingi awak media menanyakan hasil pengauditan didesa Bunut baok yang dilaporkan di polres Lombok tengah tanggal 2 Desember 2019 setahun yang lalu. Pelapor menanyakan langsung kepada ketua tim audit yang saat itu sebagai ketua tim di desa tersebut.


III Baca Juga :

KAM RESMI LAPORKAN DINAS KESEHATAN DAN RSUD H.PADJONGAN DAENG NGALLE


Adapun pertanyaan yang dilontarkan oleh pelapor kapan dilakukan pengauditan.? Berapa orang melakukan pengauditan..??? Berapa nilai kerugian NEGARA…?? Dan kenapa pelapor tidak dipanggil pada saat pengauditan. Dari semua pertanyaan yang di sampaikan oleh pelapor jawaban dari ketua tim sangat mengecewakan.

Menurut keterangan dari ketua team audit inspektorat RONI RAMDANI yang didampingi rekannya “Kami tidak bisa memberikan hasil dari permintaan pelapor, tanyakan saja lansung kepolres karena laporan tentang desa Bunut baok dilaporkan disana ungkapnya,

Dalam keterangan lainnya dari hasil pengauditan dari inspektorat tentang temuan yang menjadi dugaan penyalahgunaan dana BUMDES belum jelas, apalagi jumlah kerugiannya.

Saya sangat kesal dengan jawaban dari ketua tim inspektorat, setiap pertanyaan selalu dilempar ke polres karena laporannya dipolres, tapi sedikit tidaknya harus memberikan gambaran kepada saya ungkap M, Nurman dengan kesal kepada awak media.


III Baca Juga :

Dr. Dwi Seno Wijanarko, SH., MH: Lll DIRUGIKAN 29.8M KORBAN ASURANSI JIWA KRESNA, MELAPORKAN TERDUGA MICHAEL STEVEN ke POLDA METRO JAYA


Inilah yang meragukan kami sebagai masyarakat desa Bunut baok kecamatan Praya, kabupaten Lombok tengah meragukan hasil kenerja dari pemerintah desa Bunut baok yang tidak transparan, ketika ada masyarakat yang meminta salinan RABDES supaya masyarakat tau/paham, namun dari kepala desa/stap desa tidak mau memberikan salinan RAPBDES tersebut, Bahkan sampai sempat dibawa ke komisi informasi, dan pada saat itu dimenangkan oleh penggugat yang pada saat itu diwakili oleh saudara Fahri.

Dan sampai saat ini hasil dari pengauditan tersebut belum diserahkan ke polres Lombok tengah, Ada apa keterangan dari penyidik, kami menunggu hasil dari inspektorat ungkap petugas penyidik melalui via handphone ” (Yeti.H)

News Feed