oleh

Mentan SYL: Humbahas Harus Menjadi Percontohan Food Estate Hortikultura di Indonesia

Foto/ist

Warta Sidik — Kab. Humbahas

Indonesia memiliki mimpi besar untuk mewujudkan ketahanan pangan melalui pembangunan food estate. Pembangunan kawasan pangan terpadu ini merupakan proyek strategis nasional yang melibatkan berbagai kementerian.

Sehingga Menteri Pertanian, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., MH., bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara, Drs. H. Musa Rajekshah, M.Hum., didampingi Dirjen Hortikultura, Dr. Ir. Prihasto Setyanto, M.Sc., Staf Khusus Menteri, Prof. Dr. Ir. Imam Muhajidin Fahmid, M.TDev., Kepala Badan Karantina Pertanian, Ir. Ali Jamil, MP., Ph.D., Sekretaris Badan Litbang, Dr. Haris Syahbuddin, DEA., Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Dr. Ir. Muhammad Taufiq Ratule, M.Si., Kepala BPTP Sumut, Dr. Khadijah El Ramija, SPi, MP, meninjau kawasan pembukaan lahan Food Estate Hortikultura di Desa Ria-ria, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (11/09/20).

Rombongan diterima langsung oleh Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor, SE., beserta jajaran Pimpinan Forkopimda, Pimpinan OPD, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan. Kunjungan Menteri Pertanian, diawali dengan mengunjungi Cool Storage di Desa Sigumpar, Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan.

Baca juga:

PERWAKILAN DARI MASYARAKAT DESA BUNUT BAOK, MENDATANGI KANTOR INSPEKTORAT LOMBOK TENGAH

“Cool Storage ini merupakan tempat penyimpanan hasil bumi di Kabupaten Humbang Hasundutan, seperti cabe, tomat, kentang dan sayur-sayuran. Dibangun di Desa Sigumpar, Kecamatan Lintongnihuta, karena posisinya yang berdekatan dengan Bandara Internasional Silangit,” ungkap Dosmar Banjarnahor.

Kemudian rombongan menuju Desa Ria-ria, Kecamatan Pollung, untuk mengunjungi areal pembukaan lahan Food Estate Hortikultura. Pembukaan kawasan Food Estate Hortikultura, Desa Ria-ria, dengan luas area 1.000 Ha, pengelolaan pembukaan lahannya melibatkan Kementerian Pertanian dan Perusahaan Swasta bidang pertanian dengan rincian tanggung jawab pembukaan lahan.

Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian 200 Ha, Badan Litbang Kementerian Pertanian 15 Ha, PT. Indofood 310 Ha, PT. Champ 250 Ha, PT. Calbee Wings 200 Ha, dan 4 Perusahan Swasta lainnya 25 Ha.

Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah dalam sambutannya, mengaku begitu optimis menyambut upaya pemerintah mengembangkan food estate di wilayahnya, tepatnya di Humbang Hasundutan (Humbahas).

Baca juga:

Kolaborasi Apik, Kodim Lotim dan IPSI Lotim Gelar Festival Seni Bela Diri Pencak Silat

“Tanah kita sangat subur, sehingga tidak ada alasan kita kalah dari negara lain dalam hal pertanian dan pengembangan food estate. Humbang Hasundutan (Humbahas) bukan lagi milik Sumatera Utara, tapi milik Indonesia karena Humbahas dijadikan contoh,” kata Musa saat mendampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Blok II Desa Ria Ria, Humbahas.

Menteri Pertanian, SYL mengatakan, pengembangan kawasan Food Estate Hortikultura di Kabupaten Humbang Hasundutan, merupakan percontohan pengembangan kawasan Food Estate Hortikultura bukan hanya di Provinsi Sumatera Utara, akan tetapi di Indonesia. Seperti halnya kawasan Food Estate Tanaman Pangan di Provinsi Kalimantan Tengah yang telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia.

“Pengembangan Food Estate Hortikultura, baru pertama kali dilakukan disini yang harus diperbaiki dari pengembangan Food Estate ini yaitu lahan harus sudah selesai diolah di persiapkan, ketersedian bibit dan pupuk yang berkualitas sehingga menjamin produktivitas, Mekanisasi pertanian, Keterampilan Petani dalam berbudidaya, tersedianya Cool Storage atau tempat penyimpanan hasil pertanian, Industri pengolahan hasil pertanian,” ungkap SYL.

Dia menambahkan, pengembangan food estate di lahan Humbang Hasundutan memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan agroekosistem di daerah lain diantaranya ketersediaan lahan sangat luas, curah hujan tinggi sebagai salah satu sumber penyediaan air, agroklimat sesuai untuk budidaya hortikultura, potensi pengembangan agroekowisata serta dapat disinergikan dengan upaya konservasi lingkungan.

Selanjutnya ucapan terimakasih disampaikan oleh Bupati Kabupaten Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor, karena Kementerian Pertanian Pertanian telah membuka lahan Food Estate Hortikultura di Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara.

Baca juga:

Ketua Pepabri Lomhok Tengah ZiarahTabur Bunga Memperingati Hari Jadinya yang ke 61 di Taman makam pahlawan (TMP) Praya Lombok Tengah

“Sejak dunia diciptakan baru kali ini tanah diolah untuk pengembangan komoditi hortikultura, mungkin seribu tahun tidak akan lagi seperti ini, untuk berhasil kita wajib mematuhi arahan yang sudah ditetapkan pemerintah,” kata Dosmar.

Kunjungan rombongan Menteri Pertanian sebagai langkah persiapan selanjutnya menerima kunjungan Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo yang direncanakan di Bulan Oktober nanti, untuk pencanangan kawasan Food Estate Hortikultura Kementerian Pertanian di Kabupaten humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara.

Menteri Pertanian beserta rombongan, kemudian melanjutkan kunjungan ke Desa Parsiguguran II, Kabupaten Humbang Hasundutan, untuk melihat pembibitan kentang yang di kembangkan oleh PT. Indofood Fritolay Makmur.

Untuk diketahui, program food estate di Kabupaten Humbahas rencananya akan dimulai Oktober 2020 mendatang. Program triliunan rupiah ini diharapkan dapat menumbuhkembangkan sektor pertanian secara merata. (Sri Endah/Budi. M)

News Feed