oleh

Ditresnarkoba Polda Banten Gagalkan Pengiriman 303 Kg Ganja Antar Provinsi

Warta Sidik — Serang Banten

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Banten, menggelar konferensi pers pemusnahan barang bukti Narkotika jenis ganja kering 303 kg yang dibungkus dengan menggunakan lakban warna coklat, di halaman Polda Banten, Rabu (19/8) Pukul 09.00 WIB.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar didampingi Wakapolda Banten memimpin langsung pelaksanaan pemusnahan Barang Bukti tersebut.

Drs. Fiandar, menjelaskan, pemusnahan narkotika jenis Ganja 303 kg ini hasil penggagalan pengiriman dua kali, 23 Juli 2020 dengan BB 159 kg dan 5 Agustus 2020 dengan BB 144 kg.

Baca juga:

Bakti Sosial Serentak, Satlantas Polres Gowa Bagikan Sembako ke Warga Prasejahtera

“Pengungkapan ganja yang terbaru dengan total 144 Kg diamankan dari 5 orang tersangka di tiga lokasi yang berbeda, di Rest Area Bogeg, Perumahan Tangerang New City Tangerang, dan di Jalan Pramukasari III Jakarta Pusat,” katanya.

Sementara, Dirresnarkoba Polda Banten Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, SH, S. I. K, M.Si, menyampaikan, kelima pelaku yang diamankan, MT (40) asal Lampung ditangkap di Rest Area Bogeg, perannya sebagai koordinator, kenal dengan pemiliknya, pengawal, menyusun dan menaikan barang, LA (29) asal Lampung ditangkap di Rest Area Bogeg, perannya pembawa barang menuju gudang Cikupa, FA (22) dan RP (20) asal Jakarta ditangkap depan Perumahan Tangerang New City, perannya pengatur penjemput barang dari gudang Cikupa menuju Jl. Pramuka III ke rumah kontrakan, dan terakhir RF (25) asal Jakarta ditangkap di Jl. Pramukasari III Jakarta Pusat, perannya pengambilan barang di Jakarta dan penyimpan barang.

“Motif dalam pengungkapan Ganja 144 kg ini, dengan mengedarkan dan mengantarkan narkotika jenis Ganja ke wilayah Banten dan Jakarta setiap kali mengantar menjemput atau mengambil Narkotika jenis Ganja MT dan LA masing-masing diberi imbalan atau upah sebesar Rp.10.000,000,- dari Lampung menuju Cikupa Tangerang Banten, sedangkan FA dan RP masing-masing sebesar Rp.5.000.000,- per orangnya serta Sdr RF sebesar Rp.5.000.000,- dengan jumlah total ganja 144 kg dengan bungkus besar dilakban warna coklat,” ucap Susatyo.

Susatyo menjelaskan, modusnya dikemas kedalam 3 karung besar dengan 144 bungkus dan sudah terlakban rapi berwarna coklat.

“Barang Bukti, 1 unit mobil Truk merk Hino warna hijau, 3 karung ukuran besar yang masing-masing karung berisi 48 bungkus besar berlakban coklat berisi Ganja, 1 unit mobil Avanza warna silver, 1 unit motor merk SUZUKI SATRIA FU warna putih, dan alat komunikasi HP dari masing-masing Tersangka,” ujar Susatyo.

Baca juga:

Lepas Sambut Jabatan Kapolres Cilegon, Patuh Protokol Covid-19

Susatyo menegaskan kelima tersangka terancam Pasal 114 Ayat (2), Pasal 111 Ayat (2), Pasal 132 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman Pidana penjara paling singkat 6 tahun, paling lama 20 tahun atau seumur hidup atau hukuman mati.

Ditempat berbeda, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi, menyampaikan, terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu Polri dalam memberikan informasi tentang adanya peredaran narkoba, sehingga petugas bisa segera menindaklanjuti nya dengan penyelidikan dan penegakkan hukum.

Edy Sumardi juga menghimbau kepada masyarakat, agar menjauhi penggunaan barang haram narkoba. “Seperti Sabu-sabu, Ganja dan jenis lainnya, sebab semua akan merusak kesehatan, masa depan generasi muda dan menghancurkan diri kita. Jangan mau percaya akan janji pengedar narkoba, terhadap imbalan apapun,” tegas nya.

Terpantau dalam acara pemusnahan narkoba ini didampingi Dirresnarkoba dan PJU Polda Banten, Ketua MUI Provinsi Banten, Danrem 064/MY yang diwakili oleh Dandim 0602/Serang, Ka BNN Provinsi Banten, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Ketua Pengadilan Tinggi Banten, Kepala BPOM Banten, Dan Denpom Serang, serta KH. Muhtadi (Tokoh Ulama Banten) dan Ketua Forum Penggiat Anti Narkoba Banten ( Forpan Banten ). (Toni)

News Feed